SFX wolfgang schauble presiden bundestag jerman

Presiden Bundestag: Pandemi Virus Corona Mengarah pada Perubahan Ekonomi Struktural

Ekonomi Global

SekilasForex.com (SFX) – Presiden Bundestag (Parlemen Jerman) Wolfgang Schäuble memperingatkan dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Der Tagesspiegel yang diterbitkan pada Minggu (26/4) bahwa pandemi akibat virus corona akan mengarah pada “perubahan ekonomi struktural”, menambahkan bahwa Jerman perlu mempertimbangkan kembali hubungannya antara negara, masyarakat dan ekonomi.

“Kita akan mengalami perubahan struktural dalam ekonomi, masyarakat, dan politik,” kata mantan Menteri Keuangan Jerman itu, menolak gagasan bahwa dana talangan negara dan pemberian stimulus dapat menyelamatkan ekonomi. Ketika krisis Coronavirus berkembang, negara akan merasa semakin sulit untuk menghadapi dampaknya dengan cara-cara klasik, Schäuble menambahkan, seperti dilansir Neweurope.eu, Senin (27/4).

Ketika ditanya apakah penguncian (lockdown) yang lebih ketat harus dilakukan, sebagaimana yang didukung para ilmuwan, mantan Menteri Keuangan itu mengatakan, “Kita tidak boleh menyerahkan keputusan kepada ahli virus saja, tetapi juga harus mempertimbangkan implikasi ekonomi, sosial, psikologis, dan lainnya yang sangat besar.”

Wawancara Schäuble memicu perdebatan sengit setelah ia menyatakan beberapa komentar “kontroversial” yang tampaknya merusak nilai kehidupan manusia dibandingkan dengan dampak infeksi global virus corona terhadap ekonomi.

“Tetapi ketika saya mendengar bahwa segala sesuatu harus ‘dibelakangkan’ setelah perlindungan kehidupan, maka saya harus mengatakan: itu tidak benar dalam hal absolut. Hak-hak fundamental saling membatasi, ” kata Presiden Bundestag.

“Jika ada nilai absolut dalam konstitusi kita, itu adalah martabat manusia. Itu tidak tersentuh. Tetapi itu tidak mengesampingkan bahwa kita harus (akan) mati, ” tambah Schäuble.

Anggota Christian Democratic Union (CDU) ini juga mencatat bahwa perubahan iklim tetap menjadi salah satu tantangan terbesar blok bersama Eropa di dalam pandemi ini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *