Jepang Pimpin Pengembangan Jaringan SWIFT untuk Cryptocurrency

Jepang Pimpin Pengembangan Jaringan SWIFT untuk Cryptocurrency

Berita Cryptocurrency

SekilasForex.com (SFX) – Pemerintah Jepang memimpin harapan global untuk membangun jaringan internasional untuk pembayaran cryptocurrency (mata uang kripto), mirip dengan jaringan SWIFT yang digunakan oleh perbankan global, dalam upaya memerangi pencucian uang, demikian kabar dari Reuters (19/7/2019) berdasarkan informasi dari seseorang yang akrab dengan rencana itu.

Tokyo memasang target jaringan itu siap pakai dalam beberapa tahun ke depan, kata sumber Reuters  yang menolak untuk diidentifikasi karena informasi belum dipublikasikan secara resmi.

Menurut sumber itu, sebuah tim yang terkait dengan Satuan Tugas Aksi Keuangan (Financial Action Task Force/FATF) antar pemerintah akan memantau perkembangannya dan Jepang akan bekerja sama dengan negara-negara lain.

Sejauh ini belum ada kejelasan bagaimana jaringan cryptocurrency tersebut akan bekerja.

Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunications (SWIFT) adalah sistem messaging (pesan) pembayaran internasional yang digunakan oleh bank untuk mengirim uang ke seluruh dunia.

FATF pada bulan Juni menyetujui rencana untuk membangun jaringan baru, yang diusulkan oleh Kementerian Keuangan Jepang dan regulator Badan Layanan Keuangan (Financial Services Agency/FSA), menurut sumber tersebut. Baik FSA dan Departemen Keuangan menolak berkomentar tentang hal ini.

Tokyo menjadi pendorong komunitas global untuk memastikan keamanan mata uang virtual, berharap dapat memanfaatkan industri financial technology (fintech) untuk merangsang pertumbuhan ekonomi.

Jepang menjelma menjadi negara pertama di dunia yang mengatur pertukaran mata uang kripto pada tingkat nasional, pada 2017.

Masih belum jelas apakah jaringan itu akan mendapat perlawanan dari para pengguna, mengingat bahwa daya tarik cryptocurrency, sebagiannya bersifat unregulated (tidak diatur). Kurangnya regulasi itulah yang membuat pemerintah dan bank-bank sentral khawatir.

Pengumuman terbaru dari Facebook tentang rencananya untuk meluncurkan koin digital telah mendapat protes dari para regulator, bank sentral, dan pemerintah yang bersikeras raksasa teknologi itu harus menghormati aturan anti pencucian uang dan memastikan keamanan transaksi dan data pengguna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *