Analisis Teknikal Forex & Emas – 19 Mei 2020

Analisa Forex

SekilasForex.com (SFX) – Lonjakan harga minyak mengangkat mata uang komoditas seperti krona Norwegia dan dolar Kanada terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada hari Senin, didorong optimisme tentang pembukaan kembali ekonomi yang tertahan oleh pandemi virus corona SARS Cov-2 yang meningkatkan selera risiko (risk appetite).

Pelonggaran lockdown secara bertahap telah meningkatkan harapan di pasar global, meskipun ada ketegangan perdagangan baru antara AS dan Cina. Para trader pun tampak waspada mengambil pertaruhan besar sebelum publikasi lebih banyak data di minggu ini.

Lonjakan harga minyak juga akan memberikan kesempatan selektif untuk menjual dolar AS terhadap mata uang utama yang sensitif terhadap minyak.

Krona Norwegia dan dolar Kanada terangkat oleh kenaikan harga minyak, didukung oleh penurunan produksi dan tanda-tanda pemulihan permintaan.

Mata uang komoditas lain juga naik, begitu pula harga emas yang naik lebih dari 0,7%, melayang di harga tertinggi dalam lebih dari tujuh tahun, sebelum berbalik turun dengan cepat.

Kesediaan Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell untuk mencetak lebih banyak dolar AS dan memperluas stimulus moneter lebih lanjut untuk memerangi krisis ekonomi akibat pandemi COVID-19 disambut oleh para investor.

Taruhan terhadap dolar AS menyusut ke posisi terkecil dalam tujuh minggu dalam minggu terakhir, menurut perhitungan oleh Reuters dan data Komisi Perdagangan Berjangka AS (CFTC) yang dirilis pada hari Jumat.

Peningkatan harga saham-saham juga mengangkat mata uang utama lainnya, seperti dolar Australia.

Terhadap yen, mata uang AS menguat tipis setelah data menunjukkan Jepang tergelincir ke dalam resesi untuk pertama kalinya sejak 2015. Para pembuat kebijakan Jepang bersiap untuk kemerosotan terburuk pasca Perang Dunia II.

Para investor selanjutnya menunggu survei Indeks Manajer Pembelian yang akan dirilis dari negara-negara besar pada akhir pekan ini untuk melihat wawasan selanjutnya mengenai prospek ekonomi global.

Sedangkan pound sterling ikut terdorong naik, termasuk terhadap euro setelah kebuntuan selama seminggu terakhir atas kesepakatan perdagangan pasca-Brexit dengan Uni Eropa.

Pasar uang juga meningkatkan ekspektasi untuk suku bunga negatif di Inggris untuk pertama kalinya ketika para pembuat kebijakan Inggris memperdebatkan langkah-langkah lebih lanjut untuk mendukung ekonomi Inggris yang sedang kesulitan.

 

Analisis Teknikal Harian – 19 Mei 2020

Catatan:

Data MetaTrader yang kami gunakan bisa berbeda dengan data pada MetaTrader yang pembaca gunakan. Namun demikian kami berusaha menyajikan analisis seobjektif mungkin.

Analisis ini sekadar menjadi panduan bagi para trader untuk melihat kondisi pasar hari ini dan bukan sebuah saran transaksi.

 

EURUSD

EURUSD menutup sesi perdagangan Senin di 1.0913 atau lebih tinggi 0,89% dari penutupan sesi Jumat.

Laku naik EURUSD kemarin bertemu dengan salah satu resistensi kuat di 1.0922. Meski harga sempat berada di atasnya, pair ini belum mampu menembus resistensi tersebut, membuka peluang untuk konsolidasi kecil.

Support-support intraday terdekat dari harga saat ini berada di area 1.0905/00, 1.0880, dan 1.0860. Sedangkan resistance-resistance intraday terlihat di area 1.0922/27, 1.0940, dan 1.0960.

USDJPY

USDJPY mengakhiri sesi perdagangan Senin di 107.33 atau lebih tinggi 0,11% dari penutupan sesi Jumat.

USDJPY masih cenderung untuk melanjutkan konsolidasi dengan dibayangi kecenderungan ke arah atas seperti terlihat pada grafik 4-jam.

Support-support intraday terdekat dari harga saat ini berada di 107.18, 107.00, dan 106.85. Sedangkan resistance-resistance intraday terlihat di 107.42, 107.60, dan 107.80.

GBPUSD

GBPUSD berakhir di 1.2194 pada saat sesi perdagangan Senin ditutup atau lebih tinggi 0,64% dari penutupan sesi Jumat.

GBPUSD sedang di dalam fase pemulihan yang sejauh ini masih terhambat oleh salah satu resistensi kuat, di 1.2210.

Apabila para bulls mampu mendorong pair ini untuk menembus resistensi itu dengan kuat, pair ini bakal berpeluang untuk naik ke target selanjutnya yaitu resistance di 1.2243 dan 1.2266.

Jika gagal, pair ini bakal segera berbalik turun dengan target berupa support-support intraday terdekat dari harga saat ini yang berada di 1.2174, 1.2162, dan 1.2140.

AUDUSD

AUDUSD menutup sesi perdagangan Senin di 0.6522 atau lebih tinggi 1,68% dari penutupan sesi Jumat.

AUDUSD masih didominasi para bulls untuk skala intraday. Sedangkan pada kerangka waktu yang lebih besar pair ini cenderung bergerak sideways.

Support-support intraday terdekat dari harga saat ini berada di 0.6502, 0.6480, dan 0.6460. Sedangkan resistance-resistance intraday terlihat di 0.6522, 0.6534, dan 0.6568.

 

XAUUSD

Harga emas (XAUUSD) mengakhiri sesi perdagangan Senin di 1732.70 atau lebih rendah -0,64% dari penutupan sesi Jumat.

XAUUSD anjlok cepat kemarin, dihempaskan oleh aksi ambil untuk para investor global. Setelah jatuh ke 1727.45, XAUUSD mulai memantul namun untuk sementara harga komoditas ini masih dibayangi tekanan jual pada kerangka waktu intraday.

Support-support intraday terdekat dari harga saat ini berada di 1731.95, 1727.35, 1720.00, dan 1716.00.

Sedangkan resistance-resistance intraday pada Selasa pagi terlihat di 1736.55, 1741.70, 1744.00, dan 1746.25.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *