Harga Emas “The Safe Haven” Bersinar Lagi

Ini Dia yang Bikin Harga Emas “The Safe Haven” Bersinar Lagi

Berita Emas & Komoditas

SekilasForex.com (SFX) – International Monetary Fund (IMF) tampaknya memiliki kekuatan pada kata-kata saat ini, bahkan melebihi pengaruh Ketua Federal Reserve Jerome Powell.

Karena rangkaian kata lembaga pemberi pinjaman global ini, kemarin harga emas melonjak hingga berakhir positif 1,47% di $1.426,20. Pada awal sesi Kamis, harga emas dibuka menguat di $1.429,25.

IMF, pada sebuah laporan tertulis, mengatakan mata uang AS dinilai terlalu tinggi sebesar 6% hingga 12% berdasarkan fundamental ekonomi jangka pendek.

Indeks dolar AS pun segera merosot dan berakhir negatif 0,21% karena laporan itu, meningkatkan harga emas spot dan futures, yang seringkali berkorelasi negatif terhadap greenback.

Sebelumnya, laporan ketenagakerjaan AS yang kuat yang dirilis pada awal bulan ini tampaknya menyusutkan peluang untuk pemotongan suku bunga AS sebesar 50 basis poin pada pertemuan komite kebijakan Fed 30-31 Juli.

Namun komentar Powell minggu lalu telah mengangkat lagi sebagian ekspektasi tindakan cepat dan tegas pada kebijakan moneter Fed.

Meski begitu, penurunan emas terbesar minggu ini terjadi pada hari Selasa karena data penjualan ritel AS yang lebih kuat dari perkiraan menunjukkan bahwa Fed mungkin tidak perlu terburu-buru untuk mengurangi suku bunga.

Sementara pasar saat ini yakin sepenuhnya ada pemotongan suku bunga seperempat poin pada akhir bulan, Presiden Fed San Francisco Mary Daly mengindikasikan pada Selasa malam bahwa ia masih ragu tentang apakah sudah waktunya untuk melakukannya.

“Pada titik ini saya tidak condong ke satu arah atau yang lain, tetapi saya sangat berorientasi pada data, melihat potongan-potongan keluar, melihat banyaknya bukti tentang mood (suasana hati) dan perilaku serta momentum dan hambatan dari depan,” katanya dalam sebuah wawancara dengan Reuters.

Namun kolega Daly Charles Evans, bos Chicago Fed, berpendapat bahwa pengurangan setengah poin dapat dilakukan agar bank sentral dapat mencapai target inflasi.

“Ada argumen bahwa jika saya pikir perlu 50 basis poin sebelum akhir tahun untuk menaikkan inflasi, maka ‘sesuatu’ (pemangkasan) yang segera akan membuat itu terjadi lebih cepat,” katanya.

Sementara itu Presiden Fed Dallas Robert Kaplan, yang menentang langkah pemotongan, baru-baru ini mengubah pendiriannya, mengatakan bahwa ia sekarang berpikir pengurangan “taktis” seperempat poin dapat mengatasi risiko yang dilihat oleh investor obligasi, yang telah mendorong beberapa hasil jangka panjang di bawah jangka pendek.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *