Analisis Teknikal Forex & Emas –  13 Mei 2020

Analisa Forex

SekilasForex.com (SFX) – Dolar Amerika Serikat (AS) terpaksa memangkas penguatannya pada Selasa karena Presiden AS Donald Trump memicu kekhawatiran baru tentang suku bunga negatif setelah menyerukan bank sentral negara tersebut untuk melakukan lebih banyak pelonggaran.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap perdagangan-tertimbang dari enam mata uang utama, turun 0,32% menjadi 99,95.

Trump mengatakan Federal Reserve harus mengikuti rekan-rekannya dan memangkas suku bunga ke wilayah negatif untuk memberikan ekonomi AS dorongan yang sangat dibutuhkan karena tanda-tanda kerusakan ekonomi terus meningkat.

Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan pada hari Selasa indeks harga konsumen turun 0,8% bulan lalu, dengan laju tahun-ke-tahun melambat menjadi 0,3% dari 1,5%.

Inflasi inti, yang tidak termasuk makanan dan energi, mencatat penurunan bulan-ke-bulan berturut-turut untuk kedua kalinya dalam sejarah catatan selama 63 tahun. Terakhir kali angka serendah ini terjadi pada 1982.

Meskipun serangkaian data yang menunjukkan ekonomi AS berada pada jalan panjang menuju pemulihan, beberapa anggota Fed mencerca gagasan suku bunga negatif.

Presiden Fed St. Louis James Bullard mengatakan bahwa suku bunga negatif bukan obat yang jelas untuk dampak infeksi global virus corona SARS Cov-2 yang menghantam ekonomi AS.

Sementara itu Presiden Fed Chicago Charles Evans mengatakan dia tidak melihat tingkat suku bunga negatif sebagai alat yang akan digunakan di AS.

Ketua Federal Reserve Jerome Powell juga diharapkan untuk merspons gagasan tingkat suku bunga negatif ketika ia memberikan paparan ekonomi pada hari Rabu pagi waktu AS.

Sementara itu pound sterling terus melemah dan kemungkinan akan berada pada jalur kerugian lebih lanjut di tengah kekhawatiran Brexit terbaru karena Inggris menunjukkan sedikit tanda keinginan memperpanjang periode transisi.

Probabilitas Brexit tanpa kesepakatan semakin tinggi apabila pembicaraan perdagangan antara Inggris dengan Uni Eropa menemui jalan buntu.

Sedangkan harga emas berjangka berakhir lebih tinggi pada hari Selasa, dengan sedikit dukungan saat terdengar nada yang lebih lemah dari dolar AS karena para trader bertaruh pada pemulihan ekonomi yang lambat, bahkan ketika berbagai upaya sedang dilakukan untuk membuka kembali ekonomi yang ditutup untuk menahan pandemi COVID-19.

Tampaknya tawaran safe-haven mulai kembali ke logam mulia ini di tengah perubahan gagasan pasar mengenai laju penyembuhan ekonomi setelah pandemi COVID-19 mereda.

Jika keyakinan pasar terus bergeser ke pemulihan ekonomi yang lebih lambat, ada kemungkinan bahwa banyak pasar – terutama pasar saham harus melakukan beberapa penetapan harga kembali yang serius ke sisi negatifnya dan itu akan memberikan lebih banyak dukungan bagi kalangan investor untuk menyimpan emas.

 

Analisis Teknikal Harian – 13 Mei 2020

Catatan:

Data MetaTrader yang kami gunakan bisa berbeda dengan data pada MetaTrader yang pembaca gunakan. Namun demikian kami berusaha menyajikan analisis seobjektif mungkin.

Analisis ini sekadar menjadi panduan bagi para trader untuk melihat kondisi pasar hari ini dan bukan sebuah saran transaksi.

 

EURUSD

EURUSD menutup sesi perdagangan Selasa di 1.0848 atau lebih tinggi 0,38% dari penutupan sesi Senin.

Pergerakan bullish EURUSD kemarin jelas terhambat oleh SMA 200 pada grafik 4-jam )pagi ini berada di 1.0883). Namun hingga awal sesi Rabu, potensi bullish masih terlihat pada grafik intraday.

Support-support intraday terdekat dari harga saat ini berada di 1.0832, 1.0821, dan 1.0800. Sedangkan resistance-resistance intraday terlihat di area 1.0875/83, 1.0900, dan 1.0920.

USDJPY

USDJPY mengakhiri sesi perdagangan Selasa di 107.12 atau lebih rendah -0,48% dari penutupan sesi Senin.

USDJPY bergerak turun (koreksi) setelah sempat berada di atas SMA 200 pada grafik 4-jam. Selanjutnya pair ini berpotensi untuk menunjukkan pergerakan sideways khas pasar yang sedang berkonsolidasi meski bias bearish masih terlihat di Rabu pagi.

Support-support intraday terdekat dari harga saat ini berada di 106.97, 106.78, dan 106.64. Sedangkan resistance-resistance intraday terlihat di 107.22, 107.40, dan 107.56.

 

GBPUSD

GBPUSD berakhir di 1.2260 pada saat sesi perdagangan Selasa ditutup atau lebih rendah -0,61% dari penutupan sesi Senin.

Tekanan jual pada perdagangan GBPUSD tampak semakin kuat, memaksa pair ini untuk menguji support minor 1.2260. Jika di awal sesi Rabu tekanan jual membesar hingga menembus support tersebut, pair ini berisiko jatuh ke support-support intraday lainnya di area 1.2247/40 dan 1.2220.

Sedangkan resistance-resistance intraday pada Rabu pagi terlihat di 1.2294, 1.2320, dan area 1.2335/40.

 

AUDUSD

AUDUSD menutup sesi perdagangan Selasa di 0.6469 atau lebih rendah -0,28% dari penutupan sesi Senin.

Meski AUDUSD kemarin bergerak turun, seperti tergambar pada grafik 4-jam atau harian, pair ini masih berada di fase konsolidasi sekaligus di atas uptrend line dan SMA 200. Dengan demikian selama kedua support dinamis itu bertahan, pair ini dapat segera berbalik ke arah utara.

Support-support intraday terdekat dari harga saat ini berada di 0.6464, 0.6437/30, dan 0.6420. Sedangkan resistance-resistance intraday terlihat di 0.6497, 0.6520, dan 0.6540.

 

XAUUSD

Harga emas (XAUUSD) mengakhiri sesi perdagangan Selasa di 1702.25 atau lebih tinggi 0,29% dari penutupan sesi Senin.

XAUUSD tetap berada di dalam fase konsolidasi, bergerak di dalam pola segitiga seerti terlukis pada grafik 4-jam atau harian. Dengan demikian harga komoditas ii masih dapat bergerak bolak-balik dengan mudah.

Support-support intraday terdekat dari harga saat ini berada di 1698.10, 1691.95, dan 1687.70. Sedangkan resistance-resistance intraday terlihat di 1703.00, 1707.15, dan 1710.70.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *