Faktor-Faktor Apa Saja yang Dapat Memicu Trading FOMO?

Psikologi Trading

SekilasForex.com (SFX) – Fear of Missing Out (FOMO) adalah perasaan internal, tetapi dapat disebabkan oleh berbagai situasi. Inilah beberapa faktor eksternal yang dapat menyebabkan trader mengalami FOMO:

  1. Pasar yang mudah berubah.

FOMO tidak terbatas pada pasar bullish di mana orang-orang ingin mengikuti tren – perasaan ini dapat merambat ke dalam jiwa trader ketika ada pergerakan pasar ke segala arah. Secara natural, tidak ada trader yang ingin melewatkan peluang trading yang bagus.

  1. Kemenangan besar secara beruntun.

Didukung oleh winning trades (posisi trading yang benar dan menghasilkan profit) yang belakangan diraih, semakin mudah bagi trader untuk menemukan peluang baru dan kemudian terjebak di dalamnya. Enggak masalah sih karena semua orang melakukannya, iya kan? Sayangnya, kemenangan beruntun tidak bertahan selamanya.

  1. Kerugian berulang.

Trader dapat berakhir dalam lingkaran setan: mengambil posisi, menjadi takut, lalu menutup posisinya dengan kerugian atau profit tidak optimal, kemudian kembali melakukan trading lain didorong kecemasan dan kekecewaan karena trading sebelumnya tidak berhasil (losing or not optimal trades). Kondisi psikologis ini pada akhirnya dapat menyebabkan kerugian yang lebih besar.

  1. Berita dan rumor.

Mendengar desas-desus yang beredar dapat meningkatkan perasaan tersingkir dari kerumunan – seorang trader mungkin merasa mereka telah keluar dari lingkaran kawanannya.

  1. Media sosial, terutama konten finansial.

Gabungan media sosial dan trading bisa menjadi racun ketika sepertinya semua orang memenangkan trading. Penting untuk tidak mengambil konten media sosial pada nilai nominal, dan meluangkan waktu untuk meneliti para influencer dan mengevaluasi posting-an mereka. Gunakan arus informasi media sosial dengan bijaksana.

Selain memengaruhi trader di tingkat individu, FOMO pun dapat memiliki pengaruh langsung terhadap pasar. Pasar yang bergerak mungkin didorong motivasi kolektif secara emosional –  para trader mencari peluang dan mencari titik masuk karena mereka melihat tren baru terbentuk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *