Data Pekerjaan AS Menekan Safe-Haven Demand, Harga Emas Turun Hampir 3%

Berita Emas & Komoditas

SekilasForex.com (SFX) – Sebuah lompatan mengejutkan pada kondisi pekerjaan Amerika Serikat (AS) untuk bulan Mei menjadi pukulan keras untuk permintaan safe-havens, menghalangi perjalanan harga komoditas ini menuju target para bulls emas di $1.800.

Harga emas berjangka turun hampir 3% pada hari Jumat, jatuh dari sekitar $1.716,00, setelah Departemen Tenaga Kerja mengatakan dalam laporan nonfarm payrolls bahwa 2,5 juta orang Amerika kembali memasuki dunia kerja pada bulan Mei.

Saham-saham di Wall Street menguat karena berita tersebut, dengan indeks Dow melonjak lebih dari 3%. Dolar AS juga naik, meskipun hanya positif sekitar 0,3%.

Laporan penggajian AS untuk bulan Mei lebih baik dari estimasi para ekonom yang memperkirakan bakal ada kehilangan pekerjaan 8 juta pada Mei karena virus corona membuat sebagian besar dari ekonomi AS ditutup untuk bulan ketiga berturut-turut.

Laporan itu juga senada dengan data terpisah yang dirilis sehari sebelumnya oleh Departemen Tenaga Kerja AS, yang mengatakan jumlah klaim pengangguran mingguan sebanyak 1,9 juta, sehingga total hampir 43 juta jumlah orang yang menerima asuransi pengangguran sejak COVID-19 merebak sejak Maret.

Harga emas berjangka untuk pengiriman Agustus ditutup turun $44,40, atau 2,6%, menjadi $1,683 per troy ounce di Comex New York, hari yang paling tajam untuk emas Comex dalam sembilan minggu. Untuk minggu ini sendiri, emas pengiriman Agustus turun 2,5%.

Harga emas spot, yang melacak perdagangan real-time bullion, turun $32,47, atau 1,9%, menjadi $1.681,68.

“Pedagang emas bergegas keluar setelah mereka terpana dengan laporan gaji nonpertanian yang kuat,” kata Ed Moya, analis di OANDA New York. “Akan sulit bagi Fed untuk tetap sangat akomodatif jika ekonomi terbesar dunia itu sudah dalam mode pemulihan.”

Federal Reserve, Departemen Keuangan, dan Kongres AS telah bersama-sama menyetujui dan mengucurkan triliunan dolar dalam bentuk pinjaman, hibah, dan bantuan langsung kepada bisnis dan individu dalam beberapa bulan terakhir karena kemerosotan ekonomi yang dipicu COVID-19.

Namun sebagian analis tetap optimistis bahwa emas akan mendapatkan kembali beberapa momentum bullish dalam jangka pendek meskipun ada risiko dari rally di perdagangan saham.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *