AUDUSD: Area Sell Limit Berdasarkan Time Frame H4

AUDUSD: Area Sell Limit Berdasarkan Time Frame H4

Analisa Forex

SekilasForex.com (SFX) – Caixin merilis data PMI Jasa untuk bulan Juli yang mencatat pertumbuhan dengan laju paling lemah dalam 5 bulan terakhir pada level 51.6 atau turun dari level 52.0 pada periode Juni. Hal ini menandai dampak perang dagang AS-China sudah mempengaruhi sektor jasa di negeri Tirai Bambu, setelah sebelumnya telah memukul sektor manufaktur hingga berada di zona kontraksi.

Secara lebih rinci, sub indeks untuk pesanan ekspor pada perusahaan jasa China mengalami rebound hingga menyentuh level tertinggi 3 bulan di angka 54.0 atau melonjak tajam dibandingkan angka 49.5 pada bulan sebelumnya. Caixin mengatakan, permintaan yang kuat dari pasar Internasional mendukung sub indeks pesanan ekspor meroket di bulan Juli.

Meskipun demikian, lonjakan pesanan ekspor gagal mengangkat Indeks PMI Jasa secara keseluruhan. Hal ini disebabkan terjadi beberapa penurunan pada sub indeks lainnya, seperti Indeks bisnis secara keseluruhan turun dari 53.4 menjadi 53.2 di bulan Juli.

“Secara umum, ekonomi China menunjukkan tanda tanda pemulihan pada bulan Juli, berkat pemotongan pajak, dukungan yang berkelanjutan dari kebijakan moneter dan investasi Infrastruktur yang digerakan Pemerintah”, kata Zhengsheng Zhong, direktur analisis ekonomi makro di CEBM Group.

Tarif Impor Baru dari Trump Ancam Ekonomi China

Secara keseluruhan, survey menunjukkan kepercayaan bisnis China untuk 12 bulan kedepan tidak mengalami perubahan yang signifikan dibandingkan bulan Juni. Sub indeks pekerjaan juga cukup solid yang selalu mencatat ekspansi sejak September 2018. Caixin juga mencatat kenaikan solid biaya bulan lalu karena didukung oleh kenaikan bahan bakar yang lebih tinggi, berpotensi mengenjot trend inflasi.

Namun disisi lain, beberapa analis melihat ada kemungkinan perlambatan baru akan terjadi pada bulan bulan mendatang, apabila presiden Trump benar benar menaikkan tarif import 10 persen atas barang barang China senilai $300 miliar per 1 September mendatang.

Perlu diketahui bahwa presiden Trump pada pekan lalu mengumumkan rencana kenaikan tarif impor 10 persen terhadap barang China yang memasuki pasar AS pada awal September. Tarif kemungkinan bisa semakin naik, bahkan melebihi 25 persen apabila pembicaraan dagang AS-China tidak kunjung menemukan kesepakatan.

Secara teknikal, perkembangan yang terjadi di China akan mempengaruhi pergerakan mata uang Aussie Dollar berhubung China merupakan mitra dagang utama negara Australia.

Pivot AUDUSD hari ini berada pada angka 0.6791. Dengan area support berada pada angka 0.6770 0.6756 dan 0.6735. Sedangkan area resistance berada pada angka 0.6812 0.6826 dan 0.6847.

Secara time frame H4, area sell limit berada pada angka 0.6836 – 0.6853. Dengan area TP berada pada angka 0.6830 – 0.6800. SL berda pada angka 0.6869.

Grafik Analisa Teknikal AUDUSD 5 Agustus 2019
Grafik Analisa Teknikal AUDUSD 5 Agustus 2019

[rns_reactions]

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *